Satuan Tugas Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan
Satuan Tugas Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan (PPADR) merupakan bagian dari pelayanan pastoral Paroki yang bertugas membantu menciptakan lingkungan Gereja yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun tindakan yang dapat membahayakan anak dan dewasa rentan. Pelayanan ini menjadi wujud tanggung jawab Gereja dalam melindungi setiap pribadi, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan perlindungan khusus, serta memastikan bahwa setiap orang dapat mengikuti kegiatan dan pelayanan Gereja dengan rasa aman dan dihargai.
Dalam pelayanannya, Satuan Tugas Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan (PPADR) melaksanakan pendampingan dan penerapan protokol perlindungan anak dan dewasa rentan di lingkungan Paroki. Kegiatan pelayanan dapat diwujudkan melalui sosialisasi dan edukasi mengenai perlindungan anak dan dewasa rentan, pencegahan terjadinya kekerasan dan pelecehan, penerimaan serta penanganan laporan atau pengaduan, pendampingan awal bagi pihak yang membutuhkan, serta koordinasi dengan pihak terkait apabila diperlukan. Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan (PPADR) juga membantu meningkatkan kesadaran para pelayan, pengurus lingkungan dan wilayah, serta umat agar memahami pentingnya menjaga batas-batas yang sehat, menghormati martabat setiap pribadi, dan menciptakan lingkungan pelayanan yang aman.
Satuan Tugas Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan (PPADR) melaksanakan pelayanannya dengan bekerja sama dengan para imam, pengurus Paroki, para pelayan pastoral, pengurus wilayah dan lingkungan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Setiap pelayanan dilakukan dengan mengutamakan penghormatan terhadap martabat manusia, kerahasiaan, kehati-hatian, serta kepentingan dan keselamatan anak maupun dewasa rentan. Melalui pelayanan ini, Paroki diharapkan semakin mampu membangun budaya perlindungan dan kepedulian, sehingga Gereja menjadi tempat yang aman bagi semua orang untuk bertumbuh dalam iman, melayani, dan hidup bersama sebagai satu komunitas.
